Lompat ke konten
Home » Man United Putar Otak demi Hadapi Chelsea

Man United Putar Otak demi Hadapi Chelsea

  • oleh

Michael Carrick sedang mempersiapkan dirinya untuk menghadapi pertandingan mereka yang akan datang. Hanya ada beberapa waktu lagi yang tersisa sebelum semua kompetisi Liga Primer dinyatakan berakhir. Hanya ada waktu beberapa minggu lagi sebelum tim ini kehabisan waktu mereka untuk bisa mendapatkan semua poin maksimal yang mereka perlukan untuk menjaga tiket ke UCL musim depan tetap berlaku. Tapi perjuangan ini sepertinya akan cukup sulit. Dari kondisi pemain mereka, tampaknya akan ada beberapa pemain Setan Merah yang tidak akan bisa tampil dalam pertandingan mereka berikutnya. Padahal lawan yang akan mereka hadapi adalah Chelsea, tim yang dikenal berkat kemampuan mereka memberi kejutan.

Man United Harus Mencair Solusi

Pertandingan berikutnya untuk Man United mungkin akan menjadi pertandingan yang penuh dengan kesempatan untuk membuktikan diri. Michael Carrick sebagai pelatih harus membuktikan diri kalau dia masih punya kemampuan yang diperlukan tim ini untuk menjadi salah satu dari tiga yang terkuat. Sementara semua pemain mereka harus membuktikan kalau mereka cukup kuat untuk menghadapi pertarungan berikutnya. Kekuatan tim ini akan diuji karena dari informasi yang beredar, tim ini mungkin harus melanjutkan langkah mereka tanpa bantuan dari beberapa pemain. Sampai detik ini, yang paling mungkin untuk absen dalam pertandingan melawan Chelsea nanti adalah duet Lisandro Martinez dan Harry Maguire.

Setan Merah sempat mengajukan banding kepada otoritas atas hukuman yang diberikan kepada Martinez. Pemain Setan Merah ini sempat mendapat sanksi karena didakwa melakukan pelanggaran dengan menarik rambut Dominic Calvert-Lewin. Insiden ini diduga terjadi ketika mereka bertanding melawan Leeds United dalam pertandingan sebelumnya di kompetisi yang sama. Hanya saja dari perkembangan terakhir, tampaknya Old Trafford harus menaydari kalau mereka kecil kemungkinan akan bisa menerima kata setuju untuk upaya banding ini. Hal ini akan berakibat serius pada pemain kelahiran Argentina tadi. Dia akan harus menjalani larangan bertanding yang berlaku untuk 3 pertandingan berikutnya di EPL.

Tambahan Sanksi untuk Harry Maguire

Situasi yang mereka hadapi seolah tidak cukup. Media olahraga di Inggris juga melaporkan kalau pemain Man United ini sudah diberikan tambahan hukuman. Otoritas memberikan tambahan hukuman larangan bertanding sebanyak 1 kali kepada pemain ini. Hukuman diberikan oleh Asosiasi Sepakbola Inggris atas tindakan tidak pantas yang diduga dia lakukan kepada salah satu ofisial pertandingan ketika mereka melawan Bournemouth.

Maguire menjalankan sanksi ini ketika mereka bertanding melawan Leeds United. Tapi kemudian dia diprediksi akan kembali ketika mereka akan menghadapi Chelsea. Tapi skenario semacam ini mungkin akan sangat sulit untuk terwujud. Tindakan protes yang dia lakukan kepada ofisial pertandingan menjadi alasan bagi FA untuk memberikan tambahan larangan bertanding selama 1 kali kepada pemain yang sama.

Ditangguhkan untuk Pertandingan Man United

Man United harus memutar otak mereka untuk mengatasi masalah dadakan ini. Michael Carrick tidak dalam kondisi kelebihan pemain yang bisa dia gunakan setiap saat ketika masalah semacam ini terjadi. Mereka harus memutar otak untuk mencari cara agar permainan melawan Chelsea akan tetap bisa berjalan dengan optimal. Untuk mengatasi kehilangan bantuan dari pemainnya tadi, Michael Carrick akan terpaksa menggunakan dua pemain lain. Ayden Heaven dan Leny Yoro mungkin akan ditempatkan untuk mengisi bagian belakang mereka ketika tim ini bertarung melawan Chelsea di hari Sabtu malam yang akan datang. Dua pemain ini dipandang sebagai pilihan yang paling masuk akal ketika Matthijs de Ligt masih dalam kondisi cedera.

Yoro belakangan mulai lumayan rutin bermain bersama Man United di tengah kondisi Martinez yang absen. Pemain yang terlahir di negara Perancis ini sekarang telah mengumpulkan 30 pertandingan untuk musim ini yang dia dapatkan karena alasan ini. Tapi rekan satu timnya yang lain, Heaven, tidak terlalu beruntung. Sampai sekarang, dia hanya bisa bermain sebanyak 15 kali untuk musim ini. Tapi paling tidak jumlah ini kemungkinan besar akan bertambah. Nama pemain ini sudah masuk dalam antrian untuk menjalani pertandingan sebagai tim utama untuk ke-9 kalinya pada musim ini. Sedangkan tentang Martinez, kalau semuanya berjalan dengan lancar, penggemar Setan Merah seharusnya akan bisa kembali melihat pemain andalan mereka ini bermain pada tanggal 27 April yang akan datang. Menurut jadwal, Brentford akan menjadi lawan yang siap menguji kemampuan mereka di tanggal ini. Tapi kemudian, dia akan kembali absen dalam pertandingan mereka sampai tiba waktunya mereka melawan Sunderland. Dua tim ini dijadwalkan akan bertemu pada tanggal 9 Mei nanti.

Perubahan mendadak seperti ini dipastikan akan memberikan tambahan beban untuk Michael Carrick dan semua pemain Man United. Tapi yang paling merasakan dampak dari beban baru ini adalah dua pemain yang menjadi jawaban sementara tim ini untuk mengatasi masalah absen Martinez. Dengan usia 20 dan 19 tahun, masing-masing Yoro dan Heaven akan merasakan langsung beban berat yang ditempatkan di pundak mereka. Dua pemain muda ini harus bisa mengerahkan kemampuan terbiak mereka untuk menjaga bagian bek tengah tim ini. Melawan Chelsea tidak akan pernah menajdi tugas yang mudah. Tapi di sisi lain, kesempatan ini juga bisa dipandang sebagai sebuah momen penuh arti. Dua pemain ini bisa menggunakan kesempatan melawan Chelsea ini untuk menorehkan nama mereka dalam sejarah Old Trafford. Jika berhasil dieksekusi dengan baik, maka beban berat ini justru bisa menjadi momen bagi kedua pemain ini untuk membuktikan kemampuan yang mereka miliki.

Mereka akan menjadi andalan bagi Setan Merah untuk membuktikan kalau mereka tetap tim legendaris dan kuat untuk menghadapi setiap lawan. Tim ini akan berusaha mempertahankan reputasinya. Mereka sampai saat ini menempati peringkat 3 di klasemen EPL. Di posisi sekarang, mereka hanya terpaut 7 poin dari Chelsea, lawan mereka berikutnya, yang menempati peringkat 6. Dua tim ini mungkin sudah terpisah cukup jauh. Tapi bagi Michael Carrick dan semua pemainnya, mereka harus memastikan kalau tidak ada tim lain yang bisa menyalip posisi ini. Selisih poin yang sedikit bisa berubah menjadi bumerang kalau dianggap terlalu sepele.