Lompat ke konten
Home » Alonso Puji Mahdi Nicoll-Jazuli

Alonso Puji Mahdi Nicoll-Jazuli

  • oleh

Chelsea terus menggeber mesin tempur mereka. Banyak persiapan sudah mereka lakukan untuk bisa mendapat hasil yang jauh lebih baik ketika menghadapi msuim baru. Musim 2025/26 memang menyisakan banyak pelajaran berharga bagi tim ini. Maka ketika diberi kesempatan untuk terjun langsung ke bursa, mereka menggunakan semua waktu untuk menggodok ulang formasi yang ada sekarang. Tapi  tidak semua pemain langsung mereka gantikan begitu saja. Xabi Alonso yang resmi ditunjuk sebagai pelatih baru The Blues juga menaruh perhatian pada beberapa pemain yang terbukti memiliki bakat menjanjikan. Dia tak sungkan memuji pemain yang punya potensi besar untuk melesat di masa depan, seperti Mahdi Nicoll-Jazuli.

Alonso Puji Mahdi Nicoll-Jazuli

Pelatih Chelsea tak mau termakan tren klub lain yang menggerakkan banyak tenaga mereka untuk menarik sebanyak mungkin pemain baru. Dia justru lebih memilih untuk mengambil sikap berimbang. Jika memang diperlukan, The Blues langsung terjun ke bursa untuk mencari tenaga baru. Tapi dia juga tak menutup mata dengan pemain The Blues sekarang yang punya potensi besar. Walau baru bergabung di Stamford Bridge, perhatiannya sudah terarah ke beberapa pemain yang memang punya kemampuan besar. Dalam satu kesempatna, dia menyempatkan diri untuk memuji beberapa pemain yang memang punay potensi ini. Kepada Mahdi Nicoll-Jazuli, misalnya, dia menyebut kalau pemainnya ini punya kualitas spesial.

Pujian ini menjadi pemanis dalam perjalanan karir pemain yang baru berumur 16 tahun. Tapi walau usianya masih belia, Alosno sudah memberi kepercayaan besar. Dia masuk dalam skuad yang diterjunkannya dalam pertandingan mereka di tur pramusim. Chelsea memboyong total 27 orang pemain ke berbagai negara di Asia dan Australia. Di masing-masing negara tadi, mereka akan menghadapi pertandingan persahabatan. Jadwal paling dekat yang ada di depan mata mereka adalah pada hari Selasa nanti. Di hari ini, mereka akan berhadapan dengan pemain dari Western Sydney Wanderers.

Beri Kesempatan untuk Mahdi Nicoll-Jazuli

Dari yang kami pelajari dari M88, umur memang sering menjadi penghalang bagi pemain sepakbola untuk bisa mendapat kesempatan tampil. Tapi kebiasaan ini tidak berlaku untuk Mahdi Nicoll-Jazuli. Dia memang masih berusia sangat muda. Tapi pemain yang lahir di benua Kanguru ini sudah membuktikan kepada publik kalau dia layak dan berhak untuk mendapat kesempatan tampil di level yang lebih tinggi. Penantian panjangnya akhirnya berakhir. Xabi Alonso memutuskan untuk memboyongnya dalam pertandingan persahabatan mereka di rangkaian tur pramusim. Dari kacamata Alonso, pemain beursia remaja ini berhasil menunjukkan kesan positif dalam semua peratndingannya.

Alonso memang bukan termasuk pelatih yang segan memuji pemainnya. Dalam kesempatan wawancara bersama media di hari Senin, pelatih baru Chelsea ini mengungkapkan pandangannya. Dia menyebut kalau dia bisa melihat hal-hal dalam pemain muda ini. Dari sudut pandangnya, dia mengaku tak selamanya orang bisa melihat hal-hal semacam itu.

Pujian Langsung dari Alonso

Pelatih Chelsea tadi juga menekankan kebutuhan mereka untuk membantu gelandang tengah selama fase berikutnya dari pengembangan tim. Lahir di Spanyol, pelatih tadi mengatakna kalau dia telah diberitahu pemain muda tadi yang lahir di negara tujuan mereka berikutnya. Baginya, kabar ini sebuah kejutan. Tapi dia juga menegaskan kalau Mahdi Nicoll-Jazuli adalah seornag pemain yang sangat berbakat yang sudah mengawali karirnya dengan menjadi bagian dari akademi mereka.

Sebagai pelatih, dia menegaskan kalau dirinya terkesan dengan permainan yang ditujukkan pemain muda tadi. Tapi hal lain tentang pemain tadi yang menurutnya penting diperhatikan adalah bakat yang dia miliki sekarang tidak bisa berdiri sendiri. Mereka harus memberi bantuan. Mereka harus bisa berkembang bersama karena pemain tadi memiliki kualitas spesial yang jarang terlihat dari pemain dengan usia sepertinya.

Pelatih Chelsea tadi mengatakan kalau dia tak tahu persis tentang status kewarganegaraannya. Tapi kalau benar dia masih berstatus warga negara Australia, mungkin di masa depan, dia akan mengalami sedikit kesulitan untuk memilih negara yang harus dia bela di level internasional. Pelatih The Blues ini menegaskan kalau dari sudut pandangnya, Mahdi Nicoll-Jazuli adalah seorang pemain yang memiliki dinamika bermain yang hebat. Dia memiliki kualitas bermain yang hebat, membuatnya lengkap sebagai seorang pemain. Dia bisa melakukan umpan pendek dan juga menggiring bola di bagian tengah. Sejauh ini, dia cukup terkesan dengan permainan yang ditampilkan pemain berusia 16 tahun tadi.

Perkataan yang disampaikan Alonso tentang pemain remaja tadi menunjukkan perhatian besar dari jajaran tinggi Chelsea kepadanya. Tapi semua yang mereka lakukan sekarang tidak lebih dari sekadar sebuah taruhan besar. Mereka memilih untuk percaya kepadanya walau masih berusia 16 tahun. Tidak ada yang bisa mereka lakukan sekarang karena kontrak profesional untuk tim senior hanya bisa dilakukan ketika seorang pemain berusia paling tidak 17 tahun. Bagi gelandang Chelsea tadi, dia baru akan menyentuh usia ini pada bulan Januari tahun depan. Waktu yang masih cukup panjang ini menegaskan proses panjang yang harus dia alami untuk benar-benar berkembang sebagai seorang pemain berkaliber tinggi.

Dua gol dan 5 asist sudah membuktikan potensi besar dalam dirinya. Tujuh gol ini dia berkan bagi Chelsea U18 dalam 27 pertandingan. Dia memang masih belum mendapat kesempatan tampil bersama tim senior. Tapi angka-angka ini menjadi alasan yang mendorong Xabi Alonso untuk melihat potensi besar dalam diri pemain ini. Kalau angka ini masih tidak cukup, publik bisa melihat lebih jauh statistiknay ketika bermain bersama tim U21 dari klub yang sama.

Mahdi Nicoll-Jazuli mengumpulkan 294 menit bagi tim ini. Waktu ini dia kumplkan dari lebih 7 pertandingan beresama mereka. Pemain yang sama juga sempat turun selama 62 menit ketika mereka bertarung di Piala EFL. Dia sempat tampil ketika melawan Northampton saat berusia 15 tahun. Memang pertandingan ini berakhir dengan imbang, tapi bisa memberikan dia pengalaman luar biasa yang dia butuhkan untuk membawa karirnya ke level yang lebih tinggi.

Untuk sekarang, seperti pemain yang lain, dia harus mengejar waktu sebanyak mungkin untuk bisa mendapat kesempatan tampiml bersama tim senior. Tapi Xabi Alonso akan membuka pintu ini tetap lebar kalau dia bisa memberikan kesan yang positif bagi tim U21 mereka. Dihitung dari sekarang, dia punya waktu paling cepat 6 bulan ke depan. Langkah berikutnya akan bergantung dari hasil yang dia tunjukkan. Alonso bisa saja menariknya untuk bergabung dengan tim senior, sebuah langkah yang masih jarang didapatkan pemain seusianya. Tapi kalau gagal memberikan kesan ini dalam waktu yang relatif singkat, Alonso mungkin akan memilih untuk mendorongnya menimba lebih banyak pengalaman dengan tetap bertahan di tim U21.