Ada banyak hal yang bisa menentukan status sampai perkembangan karir bagi seorang pemain. Sebagian besar ditentukan dari sepak terjang mereka di tengah lapangan. Kontribusi terbesar sekaligus yang paling mudah diamati adalah jumlah gol yang bisa dia berikan kepada timnya. Faktor lain yang juga mengambil peran adalah jumlah asist sampai riwayat cedera. Tapi tak selamanya hal positif seperti jumlah gol bisa mengamankan karir seorang pemain di timnya sekarang. Kondisi seperti ini yang sekarang sedang dialami oleh Estevao Willian. Golnya yang sudah mencapai angka dua digit tak langsung menjadi jaminan kalau Chelsea langsung yakin kalau mereka perlu mempertahankan pemain ini untuk proyek jangka panjang mereka.
Masa Depan Estevao Willian Belum Pasti
Perjalanan Estevao Willian di Chelsea berkembang menjadi satu topik yang sangat menarik untuk dibahas. Sepak terjangnya bersama Chelsea memang baru saja dimulai. Tapi pemain ini sudah memberikan 12 gol untuk mereka. Gol ini menjadi kado manis yang dia berikan bagi klub baru. Tapi sejak memasuki periode turnamen yang baru, muncul anggapan kalau kinernya mulai merosot. Ada anggapan kalau permainan yang ditunjukkan pemain ini tidak sepenuhnya sesuai dengan arahan dan rencana yang dibuat oleh Xabi Alonso.
Hal ini memunculkan rasa khawatir penggemar. Fans langsung menunjuk pada jam bermainnya yang masih sangat terbatas. pemain ini baru mndapat kesempatan tampil selama 145 menit bersama mereka dalam 5 pertandingan di semua kompetisi. Kalau bicara tentang pertandingan yang dia ikuti langsung dari menit pertama, pemain ini hanya sempat tampil 1 kali dalam Piala EFL. Dia juga sempat tampil selama 20 menit dalam 3 pertandingan yang mereka jalani di Liga Primer. Waktu itu, perannya juga belum langsung sebagai bagian dari tim inti, tapi sebatas pemain pengganti.
Siapkan Kontrak Baru untuk Estevao Willian
Ada banyak faktor yang berperan dalam kesempatan tampilnya yang berkurang. Beberapa pengamat menyebut perubahan gaya bermain Chelsea di bawah pelatih yang baru cukup berdampak serius. Alonso memang lebih sering menggunakan format 3-4-3, skenario yang tidak terlalu mengandalkan permainannya. Kesempatannya untuk tampil juga semakin tertekan setelah mereka memutuskan untuk menarik Morgan Rogers datang sebagai tambahan bala bantuan. Dua hal yang terjadi ini semakin membuat spekulasi tentang msa depannya berkembang semakin liar. Hal ini cukup menyita perhatian penggemar karena sebenarnya kontraknya di Stamford Brdige seharusnya masih bertahan untuk waktu lama. Seharusnya kontraknya baru akan berakhir pada tahun 2033 nanti.
Situasi yang dia hadapi semakin tertekan setelah Chelsea berencana untuk kembali menempuh jalan untuk memberi kontrak baru untuk pemain lain. Mereka berencana untuk memberikan kotnrak baru kepada Etevao. Rencana ini sampai mendapat dukungan luas termasuk dari penggemar mereka. Legenda mereka, John Terry, termasuk yang memberi dukungan kuat agar mantan pemain Palmeiras ini berkembang menjadi pemain bintang di London barat. Hanya beberapa pengamat mengunkap ada rasa khawatir yang berkembang di skuad Estevao. Kekhawatiran ini munculs etelah janji aneh yang diberikan Chelsea ketika mereka menerima pemain muda ini menjadi pemain Stamford Bridge di tahun 2025.
Belum Ada Jaminan dari Chelsea
Masalah yang sekarang berkembang di Chelsea bisa dipahami. Ada kabar dari perwakilannya kalau alasna pemian ini memilih Chelsea karena dia percaya klub ini lebih terbuka baginya untuk memberikan peran sebagai striker utama. Dia memilih untuk bergabung dengan merkea bukan untuk menempati bagian tengah.
Tapi janji yang diberikan kepadanya sebenarnya bisa dikatakan aneh atau mungkin juga bisa dikatakan setengah janji. Janji ini aneh karena tidak dibuta oleh sosok yang akan menentukan pilihan pemain untuk pertandingan mereka berikutnya. Jalurnya untuk menjadi pemain striker utama mereka semakin rumit bukan hanya karna Cole Palmer, tapi juga ketika langkah merkea untuk menjadikan Morgan Rogers sebagia pemain terbaru.
Akibatnya situasinya menjadi semakin rumit. Estevao Willian harus menjalani musim ini di bawah situasi yang sangat tidak pasti. Tidak ada yang bisa memberi jaminan tentang posisi pastinya di tim mereka. Dia memang sempat tampil dalam pertandingan terkini mereka melawan Arsenal. Dia mendapatkan posisi sayap kanan di beberapa menit terakhir. Tugas ini memang dijalankannya dengan sangat baik. Tapi tugas yang sama sekali berbeda dia dapatkan ketika menjalani pertandingan melawan Leeds United. Dia justru ditarik keluar dari pertandingan setelah babka pertama. Tugas yang terus berubah sekarang menajdi alasan yang kuat untuk bisa mengambil keputusan ini.
Perwakilan resminya juga merasakan hal yang sama. Mereka khawatir dengan situasi yang harus dihadapi pemainnya karena musim pertama sempat sangat menjanjikan. Dia juga bisa menjalaninya dengan sangat baik. Permainannya dalam musim pertama ini sampai membangun reputasinya di tengah penggemar. Mereka memberi dukungan besar bagi pemain ini untuk terus bermain seb aik musim pertamanya.
Kalau bicara tentang karir, konsep momentum memegang peranan yang sangat penting. Jika seorang pemain kehilangan momentum untuk mengembangkan karirnya, akan sulit mereka untuk bisa mendapatkannya kembali. Faktor ini yang menjadi alasan kuat bagi perwakilan pemain Chelsea tadi untuk benar-benar merasa khawatir. Semua orang yang menjadi sanksi langsung dari perkembangan pemain ini berharap bisa melihatnya untuk bisa bermain dengan lebih baik. Semua orang di belakangnya berharap dia bisa mendapat kesempatan untuk tampil yang lebih baik dan sering.
Di mata pengamat, pemain ini memiliki potensi besar. Dia bisa berkembang menjadi pemain level elite. Kalau saja dia berjalan di jalur yang benar, tidak akan sulit sebenarnya untuk bisa menemukan klub yang siap untuk menggunakan semua tenaganya. Peluang untuk membangun karir yang lebih mentereng akan lebih mudah dia dapatkan kalau nanti akhirnya memilih untuk keluar dari Chelsea. Tapi orang-orang di sekitanrya juga berharap kalau proses ini bisa terjadi dengan mulus tanpa gangguan.
