Lompat ke konten
Home » Mohamed Salah Buka Pembicaraan dengan Tim Timur Tengah

Mohamed Salah Buka Pembicaraan dengan Tim Timur Tengah

  • oleh

Mohamed Salah sepertinya mulai sadar kalau tidak ada jaminan dia bisa melanjutkan langkah di Liverpool. Di mata Liverpool, permainannya sebagai pemain mereka sudah mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan yang serius. Statusnya sebagai pemain legendaris mereka mungkin tidak akan bisa diubah. Tapi grafik permainannya yang menurun drastis untuk musim ini membuat Liverpool tidak bisa menutup mata mereka begitu saja. Sampai detik ini, belum ada langkah realistis dari Liverpool untuk mengajukan kontrak baru untuk pemain berdarah Mesir ini. Tak mau membuang waktu, mantan rekan setim Trent Alexander-Arnold ini memilih untuk mengambil langkah mandiri. Sambil menunggu kepastian dari The Reds, dia mulai membuka pembicaraan awal dengan tim dari Timur Tengah.

Mohamed Salah Mulai Tempuh Langkah Alternatif

Striker yang tergabung di Liverpool, Mohamed Salah, mulai mengambil langkah alternatif di tengah spekulasi liar yang melibatkan namanya. Pemain kelahiran Mesir ini sudah mulai membuka pembicaraan awal dengan tim lain. Dari informasi sekilas yang berkembang, pemain ini dan perwakilannya sudah mulai menjajaki negosiasi dengan tim asal Arab Saudi, Al Ittihad. Langkah ini menari perhatian global karena terjadi hanya 3 tahun setelah upaya dari raksasa Saudi ini gagal. Padahal 3 thaun lalu mereka sempat mengajukan penawaran dengan angka yang sangat fantastis. Tapi angka 150 juta poundsterling yang mereka rilis untuk menggodanya keluar dari Liverpool waktu itu masih belum berhasil.

Di saat usianya sudah mencapai angka 33 tahun, pemain ini masih mendapat kepercayaan besar untuk menjadi bagian inti dari skuad utama Arne Slot. Kepercayaan besar ini masih dia dapatkan meski di bulan Desember tahun lalu sempat terlibat dalam sebuah insiden penuh emosional. Dia juga sempat diprediksi tidak akan bisa banyak bertanding untuk Liverpool setelah terlibat di Piala Antarbangsa Afrika. Meski demikian, upaya-upaya yang dilakukan sampai titik ini masih diyakini belum akan bisa memperbaiki relasi yang sudah terlanjur retak.

Mantan rekan satu tim Trent Alexander-Arnold ini sempat terlibat dalam insiden yang cukup menarik perhatian global. Dia sempat menuduh juara EPL ini dengan sengaja menempatkannya di bawah bus, sebuah ungkapan yang menunjukkan upaya Liverpool untuk mengasingkannya dari tengah mereka. Menurutnya tindakan init erjadi ketika dirinya sempat tidak bermain untuk tim utama mereka untuk beberapa waktu. Dia juga sempat mengaku kalau relasinya dengan pelatih mereka yang dipegang Arne Slot telah sama sekali hancur.

Mohamed Salah dan Liverpool

Memang untuk sekarang, kondisi Mohamed Salah di Liverpool sudah cukup baik. Pemain dari negara piramida ini sudah kembali mendapatkan tugas untuk bermain bersama pemain Liverpool yang lain. Tapi kalau bicara tentang masa depannya, tidak ada orang yang bisa memberi jaminan kalau Liverpool akan tetap menjadi rumah yang siap untuk menyambutnya dengan kehangatan. Ada beberapa indikasi yang mengarah ke asumsi ini. Yang paling kentara adalah kontraknya yang hanya menyisakan waktu 18 bulan. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan realistis dari The Reds untuk kembali membujuk pemain legendarisnya ini untuk tetap bertahan.

Pemain kelahiran Mesir ini sudah lama dirumorkan menjadi salah satu target prioritas dari tim-tim asal Arab Saudi. Beberapa tahun lalu, tepatnya di 2023, Al Ittihad sempat mencoba menggoda pemain ini untuk meninggalkan Liverpool. Tapi segunung uang 150 juga poundsterling yang mereka tawarkan masih belum berhasil meyakinkannya untuk menanggalkan peran di tim legendaris ini. Sempat berhembus kabar kalau mereka langsung menaikkan penawaran ke angka 200 juta. Kalau sempat berhasil, angka ini akan menjadi transfer sepakbola termahal yang pernah terjadi sepanjang sejarah. Tapi pada akhrinya, tidak ada kesepakatan yang tercapai.

Terbuka untuk Bergabung ke Liga Pro Saudi

Sekarang situasinya sudah berubah. Al Ittihad menyadari kalau pemain yang dulu mereka gagal dapatkan sekarang justru sedang menghadapi ketidakpastian di Anfield. Mereka mencoba memanfaatkan situasi ini dengan mengaktifkan kembali pembicaraan dengan perwakilan Mohamed Salah. Berbeda dengan dulu, sekarang mereka mendapatkan tanggapan yang jauh lebih positif. Pemain Liverpool ini memberi pesan kalau dia sangat terbuka dengan semua kemungkinan yang bisa terjadi, termasuk kalau harus bergabung dengan raksasa Saudi ini.

Mohamed Salah memang belum lupa sama sekali dengan peristiwa yang terjadi di bulan Deesember yang lalu. Sekarang pemain yang juga pernah tergabung di Chelsea dan AS Roma ini mulai mempertimbangkan serius langkah untuk meninggalkan Anfield. Kalau benar ini terjadi, dia akan menjadi pemain legendaris kedua dari tengah pemain Liverpool yang memilih untuk tidak lagi bersama mereka. Sebelumnya sudah ada beberapa nama yang mengambil langkah serupa, termasuk yang dilakukan oleh Trent Alexander-Arnold.

Al Ittihad akan berjuang keras untuk bisa mewujudkan rencana transfer ini. Mereka akan berusaha keras untuk mendapatkan Mohamed Salah setelah gagal mendapatkan persetujuan Karim Benzema untuk bergabung. Pemain asal Eropa ini jusru memilih untuk bergabung dengan Al Hilal di akhir bulan lalu.S edangkan N’Golo Kante memilih untuk kembali ke Eropa dengan bergabung di Fenerbahce, tim asal Turki.

Pemain lain yang diperkirakan akan mengambil langkah di bursa berikut adalah Moussa Diaby. Gelandang ini diberitakan sedang ditarget oleh Inter Milan. Sementara Fabinho, mantan rekan satu tim Mohamed Salah di Liverpool, juga akan segera kehabisan kontrak di akhir musim ini. Tapi sampai sekarang belum ada pembicaraan untuk memperpanjang kontraknya. Dengan situasi yang berkembang ke arah ini, Al Ittihad akan berusaha keras untuk bisa mendapatkan persetujuan dari sosok legendaris Liverpool ini untuk bergabung dengan mereka. Target mereka adalah menjadikan pemain ini untuk semakin melengkapi skuad pemain bintang elite global yang mereka miliki sekarang.

Semua yang akan terjadi nanti mau tidak mau harus dikaitkan dengan Liverpool. Setelah terlibat dalma lebih banyak gol dari pemain lain di 38 pertandingan EPL di musim sekarang, Mohamed Salah yang sudah berusia 33 tahun selalu berusaha keras untuk bisa membuktikan kalau dia masih tetap pemain legendaris merkea. Pemain ini terlihat semakin kesulitan ketika banyak peamin The Reds memilih untuk pergi seperti Luis Diaz dan Darwin Nunez, belum ditambah dengan Diogo Jota yang meninggal secara mengejutkan. Tapi performanya yang menurun mau tidak mau harus diakui cukup membuat banyak orang tertekan.

Pemain timnas Mesir ini sampai belum mencetak 1 gol saja di EPL untuk musim ini sejak 1 November tahun lalu. Tingkat bertahannya juga menjadi bahan perdebatan di Anfield. Dia banyak disorot terutama ketika Liverpool melalui 6 pertandingan tanpa pernah kalah selama dia bertarung di AFCON. Tapi sejak dia bergabung, tim ini kalah 2 kali dalam 3 pertandingan.