Lompat ke konten
Home » Liverpool Saingi Man United untuk Dapatkan Othmane Maamma

Liverpool Saingi Man United untuk Dapatkan Othmane Maamma

  • oleh

Penggemar sepakbola dunia akan kembali menyaksikan persaingan sengit yang melibatkan dua tim sepakbola besar. Liverpool dan Manchester United akan kembali beradu taring dalam persaingan sengit mereka di bulan Januari. Bukan tentang persaingan untuk menentukan tim dengan strategi tarung terbaik. Tapi kedua tim yang sama-sama menghuni 10 peringkat teratas klasemen sementara inin harus beradu strategi untuk bisa mendapatkan pemain yang sama yang mereka incar. Tak sulit memang mendapatkan berita ketika ada dua atau lebih tim yang sama-sama mengincar pemain yang sama. Tapi ketika tim yang bersaing ini melibatkan nama-nama tim papan atas seperti The Reds dan Setan Merah, sosok pemain yang mereka incar pasti bukan pemain biasa. Untuk bulan Januari ini, Manchester United dan Liverpool sama-sama menganggap Othmane Maamma sebagai pemain yang merkea butuhkan untuk bisa melesat lebih tinggi di papan klasemen.

Persaingan Dua Tim Elite untuk Othmane Maamma

Liverpool dan pesaing berat mereka, Manchester United, mulai terlibat dalam pusaran berita yang sama. Dua tim yang sama-sama menguji peruntungan mereka di Liga Primer Inggris sekarang akan sama-sama bersaing untuk mendapatkan satu pemain yang mereka incar di waktu bersamaan. Dua tim ini meyakini kalau sosok pemain gelandang asal Watford, Othmane Maamma, adala pemain yang mereka perlukan dengan semua pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya.

Watford hanya perlu mengeluarkan dana kurang dari 1 juta poundsterling ketika mereka mendatangkan pemain berusia 20 tahun ini. Nilai ini merupakan hasil kesepakatan yang mereka jalin dengan mantan timnya, Montpellier, yang terjadi di musim panas yang lalu.

Kontrak Othmane Maamma

Keputusan untuk bergabung dengan Watford diharapkan pemain ini untuk menjadi babak baru dan penting dalam perjalanan karirnya. Harapan ini bisa dilihat dari durasi kontraknya bersama mereka yang cukup panjang. Sejak pertama kali bergabung dengan mereka, pemain ini sudah sepakat untuk menjalin kontrak selawma 4 tahun. Durasi panjang ini sekaligus mengirimkan pesan tegas kepada petinggi klub kalau dia memang berharap untuk bisa bertahan dalam jangka lama di tim ini.

Tapi sekarang harapan ini sepertinya harus berubah haluan. Pemain kelahiran negara Maroko ini dengan cepat berhasil mengembangkan karirnya di sana. Beberapa tim pengamat yang ditugaskan oleh tim-tim lain sempat hadir langsung dan mengamati kualitas permainannya. Dari laporan yang mereka serahkan ke klub masing-masing, mulai berkembang rumor kalau pemain ini layak untuk naik tingkat dan bergabung dengan klub-klub papan atas. Dari sini mulai berkembang spekulasi transfer yang melibatkan setidaknya dua tim elite asal Inggris. Liverpool dan Manchester United secara khusus mulai tertarik dengan pemain ini berkat permainannya di Piala Dunia U20 yang berlangsung pada bulan September dan Oktober tahun lalu.

Kirim Tim Pengamat

Othmane Maamma berhasil menarik perhatian global setelah sukses mencetak 1 gol dalam ajang kompetisi global paling elite untuk ranah pemain berusia di bawah 20 tahun ini. Dia juga berhasil melakukan asist sebanyak 4 kali untuk tim nasional Maroko, negara asalnya. Keberhasilannya ini menjadi salah satu kunci yang membantu mereka untuk mendapatkan gelar juara Piala Dunia U20 untuk pertama kalinya sejak mereka bergabung dalma turnamen ini.

Sekarang pemain yang tergabung di Watford ini semakin tinggi membangun reputasinya. Publik semakin mengakui kemampuannya di tengah lapangan, terbukti dari penghargaan Pemain Terbaik Turnamen yang diterimanya bersama dengan penghargaan Bola Emas. Dua penghargaan prestisius ini semakin meyakinkan Liverpool dan Manchester United bersaa dengan tim-tim lain untuk semakin menggerakkan upaya untuk bisa mendapatkan pemain ini.

Rumor spekulasi pun semakin berhembus kencang di tanah Eropa. Liverpool dan Manchester United menjadi dua dari setidaknya 6 tim yang berasal dari Liga Primer yang siap memberikannya masa depan yang baru dan lebih baik dari yang dimilikinya sekarang. Tak sekadar hanya ucapan verbal, kedua tim ini sudah mengutus tim rekrutmen masing-masing untuk mempelajari dan mengamati secara langsung permainan pemain ini di pertandingan yang melibatkan namanya.

Satu pertandingan teranyar yang menjadi perhatian publik adalah ketika dua rival asal EPL ini sama-sama mengirim perwakilan mereka untuk mengamati permainan Othmane Maamma di hari pertama tahun ini. Waktu itu, Othmane Maamma bermain selama kurang lebih 70 menit ketika Watford turun bertanding melawan Birmingham City. Keputusan untuk hadir dalam pertandingan ini terbayar hebat ketika Watford berhasil mencetak 3 gol dalam pertandingan ini, dengan tidak ada balasan satu pun dari sisi seberang. Wasit kemudian memutuskan kalau Watford menjadi tim yang layak pulang dengan 3 poin ekstra dari pertandingan ini.

Tapi mereka tidak sendiri, informasi yang berkembang menyebut kalau ada tim lain dari Newcastle United yang juga hadir dalam peratndingan ini. Sementara Sunderland, Brighton & Hove Albion, serta Brentford juga melakukan pengamatan yang sama, meski dari jarak yang lebih jauh dari rival-rival mereka.

Untuk musim ini, ada beberapa catatan tentang pemain ini yang menjadi perhatian dari semua tim yang mengincarnya. Gelandang ini akhirnya berhasil melakukan debut bersama NottinghaWatford di bulan November. Dia memangharus menunggu lebih lama dari pemain yang lain karena harus bertanding di Piala Dunia U20 yang diselenggarakan di Chile. Di luar ranah internasional ini, Othmane Maamma telah menjalani 12 pertandingan di kompetisi Championship. Dari semua pertandingan ini, ada total 10 pertandingan yang dijalaninya langsung dari menit pertama. Dalam kompetisi ini, total ada 3 gol yang didapatkan Watford dari serangannya. Dia juga turut andil dalam memberikan umpan langsung untuk lahirnya 1 gol dari rekan setimnya.

Pemain muda ini juga dikenal sebagai sosok yang mampu bermain dengan baik dengan kedua kakinya. Di Watford, dia sering digunakan untuk bagian sayap kiri dan kanan. Dari sudut pandang Watford, mereka akan berpikir matang-matang sebelum memberikan keputusan untuk membiarkan pemain manapun untuk pergi di pertengahan musim. Mereka akan semakin hati-hati dalam mengambil langkah ketika menyadari pemain yang diincar menjadi kunci bagi mereka untuk berpeluang lolos ke Liga Primer. Dengan kondisi seperti ini, akan sangat memungkinkan jika Watford tidak akan memberikan izin kepada pemain ini untuk pergi, setidaknya untuk 6 bulan ke depan. Akibatnya, semua tim yang mengincar namanya untuk menjadi pemain mereka di bulan Januari ini akan harus mengundur upaya merkea sampai musim yang baru. Jika memang mereka terus menganggap pemain ini masih punya kemampuan yang mereka harapkan di musim panas nanti, persaingan ini akan terus terjaga. Tapi beda halnya jika ternyata ada hal tertentu yang membuat pemain ini kehilangan daya tariknay di mata mereka.