Lompat ke konten
Home » Butuh Berapa Poin untuk Bisa Menang Liga Primer Inggris?

Butuh Berapa Poin untuk Bisa Menang Liga Primer Inggris?

Liga Primer Inggris menjadi salah satu patokan bagi banyak tim dan penggemar sepakbola dunia dalam mengukur kualitas sepakbola saat ini. Reputasi bergengsi ini tidak terlepas dari banyaknya tim bertabur bintang asal Inggris yang bersaing dalam turnamen ini. Tak jarang juga muncul tim kuda hitam yang menggebrak turnamen ini dengan kejutan demi kejutan. Tapi untuk bisa akhirnya dimahkotai sebagai juara, berapa poin sebenarnya yang diperlukan oleh suatu tim?

Pertarungan Sengit Menanti

Liga Primer Inggris telah resmi bergulir. Juara bertahan turnamen ini, Liverpool, berusaha keas untuk bisa menghalau langka dari para rivalnya. Harapan penggemar mereka pun sama. Apalagi jika mempertimbangkan kondisi mereka di penghujung musim lalu yang menimbulkan banyak pertanyaan, sebagian besar fans The Reds berharap kalau Arne Slot sudah melakukan perubahan dan perombakan pemain dalam skala yang cukup diperlukan untuk bisa membuat mereka tetap mempertahankan trofi juara ini.

Kurang lebih 12 minggu telah berlalu sejak Liverpool mengangkat trofi mereka dari kejuaraan ini dengan begitu bangga. Kemenangan di turnamen ini menjadi gelar yang kedua bagi Arne Slot sejak menjalankan tugas sebagai pelatih kepala. Trofi layak mereka sandang setelah The Reds berhasil memuncaki klasemen dengan menyisakan 10 poin di atas Arsenal yang berada di bawah mereka secara papan lasemen.

Tim asal Merseyside ini setidaknya berhasil mengawali musim kompetisi ini dengan cukup baik. ketika mereka berhadapan dengan Bournemouth di kandang sendiri, mereka berhasil mengungguli rivalnya dengan skor akhri 4-2. Kini, muncul satu pertanyaan yang cukup mengusik benak para penggemar sepakbola, terutama Liga Inggris. Berapa poin yang sebenarnya diperlukan bagi sebuah tim untuk bisa dinyatakan sebagai pemenang kejuaraan ini?

Butuh Setidaknya 88 Poin untuk Bisa Menang Liga Primer Inggris

Berdasarkan sejarah, Liga Primer Inggris pertama kali dibentuk pada tahun 1992 yang lalu. Terdapat total 42 pertandingan yang dimainkan oleh 22 klu di setiap 3 musim pertama kompetisi ini. Kemudian liga ini direduksi dengan hanya menyertakan 20 tim yang harus menjalani total 38 pertandingan. Perubahan musim ini mulai terjadi pada 1995/96 dan seterusnya.

SEjak da termasuk musim pertama Liga Primer Inggris di 1992/93 yang lalu, rata-rata poin yang dikumpulkan oleh tim juara mencapia angka 87.7 poin. Tapi beberapa musim terakhir mengindikasikan kalau penantang utama untuk mendapatkan reputasi ini akan membutuhkan lebih banyak poin dari musim-musim sebelumnya.

Sejak kehadiran pelatih legendaris Pep Guardiola sebagai juru strategi di Manchester City, rata-rata angka yang diperlukan mencapai 93.6 poin. Angka ini kemudian semapt turun menjadi hanya 90 poin dalam 2 musim terakhir.

Guardiola berahsil mengendalikan man City untuk mendapatkan 4 kali kemenangan secara beruntun pada musim 2023/24 yang lalu. Kemenangan ini juga merupakan yang keenam baginya sejak tiba di inggris. Tapi ia sempat mengalami masa-masa sult di musim lalu ketika Cityzens terpaksa harus tersungkur ke peringkat 3 pada kompetisi yang sama. Di peringkat ini, mereka terpaut 13 poin di bawah Liverpool yang berhasil keluar sebagai juara dengan koleksi 84 poin.

Man City mungkin telah kehilangan label lama mereka sebagai juara bertaan, tapi mereka juga menjadi satu-satunya klub daLiga Primer Inggris yang telah mengumpulkan lebih dari 100 poin dalam satu musim tunggal. Kekuatan seluruh tim menjadikan emreka berhasil mencapai reputasi musim Centurion di musim 2017/18 yang lalu ketika mereka memenangkan 32 peratndingan, seri di 4 kesmepatan, dan kalah hanya 2 kali. Berbeda dengan tim lain, mereka mengakhiri kompetisi ini dengan unggul 19 poin dari tim yang berada di peringkat kedua. Catatan ini merupakan yang paling dekat dengan tim laiin yang pernah mengoleksi paling banyak 114 poin dengan skema 38 pertandingan yang digunakan pada musimm ini.

Penantang Liga Primer Inggris Musim Ini

Keberhasilan Liverpool dalam menjuarai turnamen ini pada musim 2019/20 yang lalu juga menarik untuk dicatat. Waktu itu mereka masih dikelola oleh Jurgen Klopp dan berhasil mengimbangki rekor yang dicetak oleh Man City. Prestasi ini mereka raih setelah mengoleksi 99 poin, Sementara The Reds juga menjadi tim yang sama untuk mengumpulkan poin palin banyak dan gagal untuk memenangkan turnamen ini setelah mengumpulkan 97 poin dan hanya menempati peringkat kedua di bawah Man City yang berhasil mendapatkan 98 poin. Peristiwa ini tejradi pada musim 2018/19 yang lalu.

Batas 90 poin ini menandai total 12 kali oleh seorang juara EPL dengan 36,36%. Enam dari semua peratndingan tersebut telah dicapai dlama 8 musim terakhir. Sementara Man United merupakan tim pertama yang mencatatkan lebih dari 90 poin pada musim 1993/94 yang lalu ketika mereka menjalani 42 pertadingan.

Antara musim 2009/10 dan 2015/16, tidak ada satu pun tim asal EPL yang bisa mengumpulkan setidaknya 90 poin untuk kemudian berakhir memenangkan kejuaraan ini. man City dan Man United paling mendekati titik ini pada musim 2011/12 dan 2012/13 yang lalu dengan masing-masing 89 poin. Sementara Leicester City hanya mengumpulkan 81 poin ketika mereka berhasil menjuarai turnamen ini utnuk pertama kalinya dan hanya satu kali pada musim 2015/16 yang lalu.

Hanya ada 3 tim dalam sejarah kompetisi ini yang pernah menang dengan kurang dari 80 poin. Total poin 75 poin yang didapatkan Man United pada 1995/96 yang lalu merupakan yang terendah yang pernah tercatat. Peringakt mereka dipepet oleh Arsenal dan kembali oleh tim yang sama ketika memenangkan turnamen ini meski hanya mendapatkan 78 dan 79 poin pada 2 musim berikutnya.

Liverpool sebagai juara bertahan Liga Primer Inggris mengawali musim ini dengan status sebagai kandidat. Tindakan Arne Slot yang melakukan banyak rekrutmen wajah baru semakin menumbuhkan harapan di hati para penggemar mereka. Tercatat tim ini telah mengeluarkan dana lebih dari 250 juta poundsterling untuk bisa mendatangkan wajah dengan reputasi mentereng ke sisi merkea.

Tim ini bahkan telah memecahkan rekor transfer pemain di Inggris ketika mendatangkan Florian Wirtz. Mereka juga bisa mengulanginya dengan mendatangkan Alexander Isak. Sementara Jeremie Frimpong, Hugo Ekitike, dan Milos Kerkez telah mereka tambahkan ke skuad eksisting yang juga tak kalah penuh dengan pemain berbintang seperti Virgil van Dijk. Alisson Becker yang terkenal dengan kemampuan kipernya, dan Mohamed Salah sang mesin gol mematikan mereka.

Arsenal juga bisa dipandang sebagai kandidat terdepan untuk mengalahkan dominasi Liverpool. Viktor Gyokeres yang sudah mereka rekrut bisa menjadi ancaman serius. Demikian juga beberapa pemain lain seperti Eberechi Eze, maestro gelandang Martin Zubimendi, hingga ahli sayap Noni Madueke.