Timnas Inggris menjadi salah satu andalan untuk menjadi juara dalam turnamen Piala Dunia 2026. Digelar di 3 negara sekaligus: Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat, tim nasional Tiga Singa kembali menjadi kandidat favorit apalagi di Piala Dunia 2022 yang lalu di Qatar, mereka berhasil mencapai titik semifinal, pencapaian tertinggi mereka sampai saat ini. Memang kondisi mereka sekarang berbeda. Terutama pelatih mereka sekarang adalah Thomas Tuchel, sosok yang berbeda dari Gareth Southgate, andalan emreka yang berhasil mengomandoi tim ini sampai mencapai prestasi setinggi ini. Tapi Thomas Tuchel sangat percaya diri kalau prestasinya akan bisa menjadi modal berharga bagi tim ini dalam mencetak prestasi lain dalam kompetisi ini.
Langkah Besar Timnas Inggris
Tim nasional Tiga Singa menjadi perhatian penggemar sepakbola global berkat kemajuan mereka. Timnas Inggis berhasil melakukan loncatan baru dan signifikan dalam sejarah perjalanan mereka di sepakbola global pada malam Piala Dunia 2026 yang tahun ini diselenggarakan di Amerika Utara.
Piala Dunia 2026 menjadi momen penuh pembuktian untuk Thomas Tuchel. Kompetisi ini menjadi ujian sebenarnya bagi mantan pelatih Chelsea ini. Dia mewarisi sebuah tim nasional yang sudah mendaki tangga kesuksesan ketika masih bersama Gareth Southgate, pelatih mereka yang lama. Banyak penggemar berharap penunjukan pelatih baru tidak akan menghilangkan atau mengurangi prestasi mereka ketika masih bersama Southgate. Meski sempat dibayangi oleh keraguan, mantan pelatih Chelsea tadi akhirnya bisa membuktikan kemampuannya sebagai pelatih. Dia menjadi saksi hidup ketika para pemain yang dia asuh menyelesaikan persiapan mereka untuk menghadapi kompetisi tingkat global ini. Para pemainnya sukses mempersembahkan kemenangan pertama mereka ketika bertanding melawan Kosta Rika. Tiga gol menjadi andalan mereka untuk mengamankan kemenangan atas timnas Kosta Rika saat dua tim bertanding di Stadion Raymond James di Florida pada hari Rabu malam yang lewat.
Tiga pemain kembali menjadi andalan mereka untuk memetik kemenangan dari pertandingan ini. Ollie Watkins, Anthony Gordon, dan Declan Rice kembali menjadi andalan Thomas Tuchel untuk memastikan mereka bisa mendapat kemenangan perdana dalam kejuaraan ini. Kemenangan in menjadi tonggak penting bagi mereka sebelum berangkat ke markas resmi di Texas.
Menang Lawan Selandia Baru
Kemenangan yang mereka dapatkan dari Kosta Rika bukan satu-satunya hal yang dikenang penggemar mereka dari pertandingan ini. Pemain timnas Inggris juga berhasil menampilkan permainan mereka yang dominan mereka dari lawannya. Pemain Kosta Rika hampir dibuat tidak berkutik di sepanjang pertandingan. Tiga gol mereka cetak, sambil tetap menjaga permainan mereka solid di semua lini, terutama pertahanan. Permainan dominan ini mereka tampilkan setelah sempat mendapat kritik dari penggemar di pertandingan terakhir. Waktu itu mereka bertanding melawan Selandia Baru dalam sebuah laga pemanasan di akhir pekan lalu.
Skuad Thomas Tuchel memang berhasil menang dalam pertandingan ini. Tapi mereka juga hanya bisa unggul dengan skor tipis 1-0. Jika dibandingkan dengan posisi mereka yang terpisah jauh, seharusnya timnas negeri Tiga Singa bisa mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Hasil ini yang kemudian membuat penggemar mereka bertanya-tanya tentang harapan yang bisa mereka serahkan kepada Thomas Tuchel dan para pemainnya. Walau demikian, kemenangan dari 2 pertandingan ini paling tidak bisa memberikan harapan dari sudut lain. Dua kemenangan dari peratndingan terakhir ini berarti satu hal. Thomas Tuchel dan semua pemain yang dia boyong akan bisa memasuki fase grup dengan penuh rasa percaya diri.
Rekor Baru Timnas Inggris Bersama Thomas Tuchel
Menruut informasi terbaru yang dihimpun oleh M88 sport, hasil ini menorehkan catatan emas dalam riwayat Thomas Tuchel dan pemainnya. Ketika mereka menang dari timnas Kosta Rika, kemenangan ini menjadi yang kesembilan kali untuk terjadi secara beruntun dalam semua pertandingan tandang mereka atau di lokasi netral.
Sembilan kali menang secara beruntun juga menjadi rekor tersendiri untuk mereka. Jumlah ini menjadi yang terpanjang dalam sejarah mereka sebagai tim nasional. Thomas Tuchel berhasil membuktikan kalau dia adalah pria yang tepat untuk menjalankan tugas ini. Sejak hari pertama menjalankan tugas sebagai pelatih mereka, pria ini langsung berfokus pada membangun struktur pertahanan yang ampuh menghadang setiap gerakan dari serangan lawan. Keputusan semacam ini memang tak biasa, tapi terbukti sangat efektif dalam menjadikan timnas negeri kelahiran sepakbola ini kuat dan bertahan sampai titik ini.
Dalam membangun timnas Inggris, pelatih kelahiran Jerman ini memiliki dua prioritas. Dia lebih mengutamakan kemampuanf isik pemain dan hubunngan antara mereka sebagai satu tim daripada bergantung pada kemapuan teknis individu. Dua prioritas ini termasuk yang sangat berpengaruh dalam keputusannya untuk memanggil orang-orang yang masuk dalam daftar skuadnya sekarang. Memang, seperti yang disampaikan sebelumnya, pendekatan semacam ini bukan langkah biasa yang dilakukan oleh banyak pelatih lain. Tapi pendekatan yang tidak biasa ini justru yang sangat membantu dan efektif untuk mereka. Langkah yang tidak biasa rupanya menjadi solusi yang bisa memberikan hasil dalam tempo yang relatif sangat singkat. Padahal dalam waktu bersamaan, pemainnya juga masih harus beradaptasi dengan kebutuhan taktis dari pelatih baru mereka.
Bagi timnas Inggris, mempertahankan prestasi semacam ini untuk terus berlangsung sampai titik akhir turnamen akan menjadi krusial. Semua orang dari pelatih sampai pemain harus bisa memastikan kalau mereka memiliki kemampuan yang tepat dan cukup untuk bisa menghadapi semua tantangan di depan mata mereka. Paling tidak sebagia langkah awal, mereka harus cukup kuat untuk bisa menghadapi persaingan di fase grup. Panama, Ghana, dan Kroasia menjadi lawan yang harus mereka pastikan tidak akan menjadi penghalang untuk langkah tim berikutnya.
Seperti yang Piala Dunia yang sudah-sudah, timnas Inggris kembali menjadi kandidat yang sangat difavoritkan untuk menjuarai turnamen ini. Mereka akan mengawali perjalanan sulit di tahun ini melalui fase kualifikasi grup. Mereka akan berhadapan dengan Kroasia di Stadion Dallas pada hari Rabu malam yang akan datang. Pemain kunci dari Aston Villa, Morgan Rogers, diperkirakan akan tetap diberikan tugas di bagian gelandang. Dia akan ditugaskan untuk membantu peran Harry Kane, kapten mereka.
Pemain bintang asal Real Madrid, Jude Bellingham, untuk sementar atidak akan bisa bermain. Dia masih akan menghuni bangku pemain cadangan. Tak ada jaminan dia akan bisa kembali bermain di saat relasinya dengan staf pelatih tidak berada dalam titik yang cukup baik.
Secara umum, bagi timnas Inggris, mengakhiri penantian panjang mereka untuk bisa menjadi negara terbaik dan terkuat untuk urusan sepakbola di seluruh dunia akan menjadi tujuan utama. Thomas Tuchel harus bisa membuktian kalau strateginya yang tidak biasa tidak hanya efektif untuk pertandingan pemanasan atau penyisihan grup, tapi juga untuk lawan-lawan berat sekelas Portugal, Brasil, atau semua negara yang berada di antara mereka dan podium juara.
