Wolverhampton Wanderers sedang berada di salah satu fase terendah dalam sejarah mereka sebagai sebuah tim. Klub sepakbola ini sedang berhadapan dengan risiko bahaya yang sangat nyata dan bisa terjadi dengan mendadak. Poin minim yang mereka dapatkan dari awal bertarung di Liga Primer Inggris membuat mereka berada di bayang-bayang zona degradasi. Memang masih ada banyak pertandingan yang bisa membantu mereka untuk bergerak semakin jauh dari zona kematian. Tapi kalau mereka gagal memperbaiki semua kesalahan yang terjadi dari awal musim sampai sekarang, penggemar mulai khawatir kalau mereka akan jatuh semakin dalam. Bukan hanya itu saja, beberapa pemain, seperti Jhon Arias, mungkin akan percaya kalau tempat lain bisa memberi jaminan karir yang lebih cerah daripada harus bertahan di Wolves.
Pelatih Kolombia Berikan Pesan tentang Jhon Arias
Pelatih tim nasional Kolombia, Nestor Lorenzo, memberikan informasi penting tentang salah satu pemain asuhannya, Jhon Arias. Dari informasi terbaru yang dirilis pelatih ini, pemain Wolverhampton Wanderers ini diklaim sudah mengambil langkah besar dalam karirnya. Dengan semua keterbatasan dan jam bermain yang kurang yang dia dapatkan di Wolves, pemain ini mengambil keputusan besar menjelang Piala Dunia 2026. Dalam rangka meningkatkan peluangnya untuk bisa dipanggil untuk mengisi skuad Kolombia dalam Piala Dunia di bulan Juni sampai Juli nanti, pemain ini telah memilih untuk meninggalkan timnya, Wolverhampton Wanderers.
Beberapa dari penggemar Wolves mungkin akan cukup terkejut dengan kabar ini. Bukan tanpa sebab, pemain ini masih terbilang baru bergabung dengan mereka. Wolves merekrutnya di musim panas lalu. Rencana awal mereka melibatkan pemain ini sebagai pengganti dari Matheus Cunha yang waktu itu ramai disebut akan lebih memilih untuk bergabung dengan Manchester United. Saat semua yang terlibat sudah mencapai kesepakatan, mereka setuju untuk mengeluarkan dana 19 juta poundsterling untuk mengamankan transfer. Tapi kesepatan yang awalnya diharap untuk bisa melesatkan tim ini justru berbalik sebagai bumerang. Harapan besar yang mereka miliki untuk melihat hasil-hasil luar biasa darinya ternyata tidak menadapat jawaban. Pemain yang masih berusia di bawah 30 tahun ini gagal untuk beradaptasi dengan baik di sana dan memberikan hasil yang terbaik yang diharapkan penggemar. Dalam waktu kurang dari setahun, ada 23 pertandingan yang mewarnai perjalanan mereka. Tapi hanya ada 1 gol yang bisa mereka dapatkan dari pemain ini.
Sudah Berpisah dari Wolves
Wolves seolah tidak mau membuang waktu mereka dengan sia-sia. Tapi penggemar juga mempertanyakan langkah aneh yang diambil oleh tim ini. Sampai sekarang, Wolves memang bisa dikatakan sebagai tim yang punya risiko paling besar untuk tergusur ke zona degradasi dan tersingkir keluar dari Liga Primer untuk musim depan. Tapi ketika banyak tim lain dengan nasib serupa masih berusaha untuk memperbaiki nasib mereka, Wolves memilih untuk mengambil cara lain. Dari awal, mereka langsung membuka diri untuk menjalin komunikasi dengan tim-tim yang berminat. Di tengah kemungkinan nyata untuk menjadi penghuni zona degradasi, tim ini memilih untuk menerima nasib mereka dan melepaskan pemain ini. Kesepakatan kemudian tercapai di bulan Februari dengan pihak Palmeiras. Mereka sepakat untuk melepas pemain ini ke tim asal Brasil tadi dengan angka 25 juta Euro.
Banyak orang berharap yang terbaik bisa terjadi untuk Jhon Arias. Pengalamannya sebagai pemain yang pernah merasakan langsung kompetisi sengit ala Liga Primer, banyak orang berharap kalau pemain ini akan bisa tetap bertahan di kompetisi yang sama. Tapi pelatihnya di timnas Kolombia justru yakin kalau dengan kembali ke Amerika Selatan, dia akan lebih banyak dan cepat berkembang disana.
Jhon Arias Bisa Lebih Leluasa Bertugas
Kepada jurnalis yang meliput berita ini, Lorenzo meyakini kalau Jhon Arias akan bisa memberikan kontribusi yang lebih signifikan pada tim nasional yang dia kelola di Piala Dunia nanti. Tapi semua ini akan bergantung pada satu hal. Mereka masih harus melihat apakah dia nanti akan benar mendapatkan panggilan utnuk bergabung dengan mereka dan bertarung di kompetisi elite global ini.
Kepada jurnalis, pelatih ini mengatakan kalau Jhon Arias tidak akan meneruskan kinerjanya di Wolves. Dia telah memilih untuk pulang ke Palmeiras. Disana dia akan bermain dan meneruskan keberlanjutannya. Dia kesana untuk merasa bahagia. Masih menurutnya, mereka mendatangkannya ke tim nasional dari Brasil dan sekarang dia telah kembali ke negara yang sama. Dengan mengambil keputusan untuk kembali ke tanah kelahirannya, dia akan bisa pulih untuk mencapai tingkat permainan terbaiknya dan bisa bergabung dengan mereka di saat terbaik dengan kemampuan terbaik.
Pelatih ini kemudian mengatakan kalau dia senang ketika melihat pemain ini punya kesempatan untuk bisa menguji kemampuannya di Liga Primer. Tapi sekarang bukan tentang hanay bermain di kompetisi ini. Menurutnya, seorang pemain harus mengetahui konteks mereka bermain. Mereka harus paham semua yang terlibat mulai dari tim, pemain, pelatih, konteks, dan adaptasi. Menurutnya, mungkin yang dialaminya sekarang masih nyaman untuknya kembali ke Brasil. Dia berharap keputusan ini akan menjadi babak baru yang mendorongnya bekerja lebih baik. Di matanya sebagai pelatih, Jhon Arias adaah seorang pemain dan pribadi yang luar biasa.
Tentang klub barunya, Palmeiras masih belum berencana untuk segera memasukkan namanya dalam daftar pemain mereka segera setelah resmi bergabung dengan mereka. Keputusan mereka terlihat ketika namanya tidak masuk dalam 3 pertadningan pertama mereka segera setelah dia dipastikan sudah tiba di tanah Brasil. Tapi sejak tanggal 21 yang lalu, Jhon Arias telah mengumpulkan kurang lebih 43 menit pertamanya. Semua waktu ini dia dapatkan dari tugas sebagai pemain pengganti. Dari menit-menit pertama ini, Palmeiras memberikan waktu kurang lebih 31 menit untuknya saat melawna mantan klubnya, Fluminense. Momen ini tejradi ketika mereka bertanding di Brasileiro di minggu ini.
Keputusan untuk kembali ke Brasil menjadi langkah besar yang diharapkan penggemarnya akan bisa mendatangkan kabar baik untuk Jhon Arias. Banyak orang berharap kalau bermain di lingkungan yang lebih dia kenal dan kuasai akan bisa membantunya untuk bermain dengan lebih optimal. Dengan kontestasi Piala Dunia yang akan segera digelar dalam waktu beberapa bulan dari sekarang, banyak orang berharap kalau pengalamannya dalam 34 pertandingan bersama timnas Kolombia akan membuatnya cukup untuk mendapatkan panggilan bertanding di Piala Dunia 2026 nanti.
